Pages

Jumat, 08 Maret 2013

Futari Nori no Jitensha (Sepeda Untuk Berdua)


Don’t Stop jangan hentikan, My Love slama-lamanya
Tolong biarkanku lewat seperti ini
Go To kemana mana, Heaven bila denganmu
Kuingin terus berlari Cause I’m Loving You!

Bridge:
Tanpa menoleh belakang, ke bagian belakang sepeda
Yang kita naiki berdua, aku diam-diam berbisik

Reff 1:
Ah, mungkin bagi dirimu, hanya teman sekelas saja
Yang jalan pulangnya searah
Keberadaan yang seperti angin
Ah, yang selalu bercanda, padahal kita s’lalu saling bicara
Mengapa hari ini
Cinta tak abadi yang berputar jauh

Don’t Say jangan katakan, Why not? jawaban itu
Hingga suatu hari jadi kenangan
Be Loved sampai kapanpun, One Way dalam dadaku
Bersama dirimu saja I’m So Satisfied

Bridge:
Dengan pikiran seenaknya, tidaklah perlu imbalan
Kukayuh sepeda dan melaju, karena di situ ada jalan

Reff 2:
Ah, mungkin bagi diriku, dirimu yang berarti
Tidak menyadari apapun
Cinta tak berbalas dari belakang
Ah, langit di kala senja seperti mewarnai kota-kota
Terlalu sedih
Bayangan kita berdua menjadi satu

Back to Reff 1 & Reff 2
Read more »»  

Gokigen Naname Na Mermaid (Putri Duyung Yang Sedang Sedih)


Menjelang musim panas di pantai (di pantai)
Ombak yang menjatuhkan domino (WowWowWow Wow)
Di atas papan berdiri dirimu (dirimu)
Balik badan dan melompat

Bridge:
Aku ditinggalkan disini sendirian
Di pantai pasir putih

Reff 1:
Perasaan tidak enak, si putri duyung cinta
Padahal sudah lama tidak kesini
Perasaan tidak enak, tapi tetap perhatikanku
Suara itu pun tak tersampaikan
Dansa sang matahari

Di dalam ombak yang bergulung (yang bergulung)
Kau bungkukkan badan dan melewati (Wow Wow Wow Wow)
Dirimu adalah penyihir laut (penyihir laut)
Ikan yang mendapat air

Bridge:
Di sinar mentari kurentangkan tanganku
Dan berlari mengejar

Reff 2:
Tak sanggup lagi menunggu, kayuhan dari cintamu
Hanya hatiku mulai berenang
Tak sanggup lagi menunggu, ingin pergi ke dekatmu
Di atas pasir itu aku lemparkan
Celana jeans dan kemeja

Back to Reff 1
Read more »»  

Shonichi (Hari Pertama)


Aku berdiri diatas panggung yang selalu kudambakan
Di tengah eluan, tepuk tangan dan juga semangat
Dengan latihan yang ketat kulampaui dinding diriku
Sambut hari ini tirai kesempatan pun terbuka

Bridge:
Aku pun tidak menari sendiri
Ada hariku ku menangis di jalan pulang
Aku bernyanyi tanpa berpikir
Ada hari ku hilang percaya diri
Selalu sainganku terlihat seolah bersinar

Reff 1:
Impian ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan
Usaha keras itu tak akan mengkhianati
Impian ada di tengah peluh, selalu menunggu agar ia menguncup
Satu hari pasti sampai harapan terkabul

Lampu sorot yang ternyata begitu terang seperti ini
Bagai malam panjang menjadi fajar mentari pagi
Sudah pasti aku tidak mau kalah dari kakak kelasku
Kami ingin buat show diri kami sendiri

Bridge:
Ada hariku menangis sedih
Saat ku kulibur karena ku cedera
Ada hariku sudah menyerah
Imbangi sekolah beserta latihan
Namun ku mendengar encore dari suatu tempat

Reff 2:
Impian setelah air mata, bunga senyuman setelah tangis berhenti
Kuncup yang berusaha keras pun akan mekar
Impian setelah air mata, kupercaya takkan kalah dari angin hujan
Sampai doaku mencapai langit cerah

Penuh semangat mari menari
Penuh semangat mari menyanyi
Jangan lupakan tujuan awal
Yang akan selalu menenangkan…

Back to Reff 1
Read more »»  

Lirik Setlist Pajama Drive JKT48 Theater

Read more »»  

Jumat, 01 Februari 2013

Misteri Pendaratan UFO dan Alien di Halaman Sebuah Sekolah di Zimbabwe

Pada tanggal 14 September 1994, sebuah UFO terlihat membelah langit Afrika. Dua hari kemudian, sesuatu mendarat di halaman sebuah sekolah di Ruwa, Zimbabwe.

Dari dalam benda misterius tersebut, keluar sesosok makhluk aneh yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penampakan ini disaksikan oleh 62 pelajar yang saat itu sedang bermain di lapangan sekolah.

Hari itu tanggal 16 September 1994.

Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.

Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang dewasa yang ada di sekolah itu adalah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.


Sekolah Ariel, Ruwa, Zimbabwe
Jadi, sebagian murid pergi ke lapangan dan bermain bola kaki. Sekolah Ariel sendiri memiliki murid dari berbagai etnis dan latar belakang.

Setelah bermain selama beberapa lama, tiba-tiba beberapa diantara mereka menunjuk ke atas dengan ekspresi kaget. Anak-anak lainnya segera menoleh ke langit.

Terlihatlah tiga buah objek bulat aneh berwarna perak terbang melintasi sekolah. Beberapa detik kemudian, diiringi cahaya yang terang benderang, tiga objek itu menghilang untuk kemudian muncul di tempat lain. Proses ini terjadi beberapa kali hingga gerakannya mulai melambat.

Lalu, salah satu diantaranya mulai menurunkan ketinggian dan mendarat di bagian tanah yang penuh dengan pohon dan semak sekitar 100 meter dari lapangan tempat anak-anak bermain.

Saat itu ada 62 pelajar berusia antara 6 -12 tahun yang menyaksikan pemandangan ini secara langsung.

Tidak lama kemudian, sesosok pria kecil dengan tinggi sekitar 1 meter, muncul di bagian atas objek tersebut. Lalu, ia turun dan berjalan dengan cara yang aneh.

Menurut kesaksian yang diceritakan oleh anak-anak itu, pria kecil itu memakai pakaian berwarna hitam ketat yang terlihat bersinar. Wajahnya pucat dan rambutnya berwarna hitam panjang hingga sebahu (Kesaksian lain menyebutkan kalau makhluk ini tidak berambut). Pria kecil itu juga memiliki leher yang agak panjang dengan mata yang besar dan bulat.

Menyaksikan pemandangan yang luar biasa itu, anak-anak yang lebih kecil segera menangis ketakutan. Mereka mengira iblis telah datang untuk memakan mereka. Di kebudayaan Zimbabwe memang ada legenda mengenai Tokoloshis, iblis yang suka memakan anak kecil.

Salah seorang anak kemudian berlari ke kantin sekolah sambil berteriak minta tolong. Namun, ibu penjaga menolak untuk meninggalkan kantinnya karena kuatir barang jualannya akan dicuri oleh anak-anak lainnya.

Ketika menyaksikan sekumpulan pelajar yang terbengong-bengong itu, pria kecil itu sepertinya mulai ragu-ragu, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Kemudian, sesosok pria kecil lainnya, entahkah pria yang sama atau yang berbeda, muncul di bagian belakang objek tersebut.

Beberapa saat kemudian, pria kecil itu tidak terlihat lagi dan objek itu segera terbang dan menghilang di langit. Peristiwa penampakan ini berlangsung sekitar 15 menit dan membuat anak-anak sekolah itu mengalami shock.

Berita mengenai adanya pendaratan UFO dan makhluk alien di dekat sekolah Ariel segera membuat para peneliti UFO berdatangan ke lokasi tersebut. Mereka mewawancarai anak-anak tersebut dan meminta mereka untuk mengingat kembali peristiwa misterius tersebut.

"Awalnya, aku mengira kalau ia adalah tukang kebun," Kata salah seorang anak kelas empat. "Lalu aku menyadari kalau makhluk itu adalah alien."

Anak itu juga mengatakan kalau makhluk itu memiliki mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia mengatakan kalau makhluk itu "Memantul seperti sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."

Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.

Read more »»